Mesin Tiger dan GL Series, saat dimana kata praktis itu masih ada


Selepas tahun 2000an, banyak produsen kendaraan membuat mesin-mesin baru yang lebih rumit dan katanya menggunakan tekhnologi paling mutakhir. Diawali penggunaan pendingin cairan yang menjamur hingga penggunaan multi cam shaft dan juga klep, dan terakhir perlombaan penggunaan pengabutan bahan bakar sisten injeksi. Semua bertujuan untuk memberikan peningkatan performa yang berujung pada perang pasar merebut hati konsumen. Namun… Namun bagi saya, segala macam peningkatan tekhnologi tersebut tidak begitu menggoda, mungkin karena terbiasa hal manual yang praktis sehingga saya tetap nyaman dengan teknologi yang sederhana.
image
Seperti mesin GL series pada Honda Tiger Scrambler ini. Pada saat saya memasang kampas kopling per 5 dulu saya tambah ring agar jarak main rumah kopling lebih sedikit. Tapi efeknya perpindahan gigi agak susah. Maka saya memutuskan untuk melepasnya.


Tidak banyak peralatan yang dibutuhkan, dan juga tidak banyak memakan waktu.
image
Modal kunci 8, obeng + dan juga kunci mahkota semua dengan mudah terlepas.
image

image
Mudah dan murah πŸ˜€
Sebagai perbandingan saya juga punya pulsar 200, itu saja sudah bikin ribet saat service. Banyak alat khusus yang saya tidak punya, dan itu cukup merepotkan. 😦
Bagi saya mesin yang mudah dalam perawatan jauh lebih menyenangkan dari pada mesin yang ribet dan merepotkan. Bagaimana dengan anda? πŸ˜€

Posted from WordPress for Android

Iklan

26 pemikiran pada “Mesin Tiger dan GL Series, saat dimana kata praktis itu masih ada

  1. motor tua emang kan diciptakan pada saat teknologinya baru segitu. seiring waktu perkembangan motor berobah gara-gara udah pada mumpunin sarana sama prasarana.

    tapi tetep cinta gl series sih. enak kalopun apesnya trouble dijalan bengkel pinggiran masih bisa handle πŸ˜€

    dan yang punya cuman motor gl series. gak punya motor lain πŸ˜†

  2. iya ya… apalagi model injeksi … mumet… tapi emang lebih bisa menikmati riding nek iso utak atik dewe.. rasane puas ketika bisa mbenerin sendiri
    hahaha.. kelingan ngganti bos arm tiger nganti gembrobyos…. gara2 bengkel antri kabeh

  3. GL series pancen joss…
    Mesin simple, tapi pendinginan bagus, jadinya bandel. Mesin air cooled 200cc keatas harga murah yg pendinginannya bagus setau saya cuma ini. jangan dibandingin sama boxer ya…

  4. Entah kenapa naik tiger itu masih berasa lebih moge dibanding motor2 baru 150 cc sekarang..mungkin karena berisiknya hihihi… Betul Bro, rasa tenang berkendara itu dan rasa mengenal dan bisa menangani motor itu bisa bikin akrab sama motornya..

  5. mas utk buat scrembler goni buth modal gede gk mas saya punya gl125 thn 82 mau saya modif mas
    tolong info dong mas

    • Namanya modifikasi harus direncanakan dengan matang mas, karena sebesar apapun biayanya pasti masuk alias terserap. Kalau punya bahan Gl125 mending dibuat sederhana model Honda XL125, tinggal beli body set, frame belakang, knalpot, arm, shock depan dan kaki-kaki. Itu saja sudah cukup menyerap dana mas. Saya sarankan pertimbangkan dahulu sebelum eksekusi atau memodifikasi. πŸ˜‰

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s