Terima kasih BAI, kau tinggalkan barang antik pada kami


Hari ini rekan-rekan Koboys kumpul di kantor transmisi TVOne untuk pesta duren. Namun, bukan duren yang menarik perhatian saya, tapi benda antik milik kami yang tersisa. Ini dia…

image

Tiga ekor Bajaj Pulsar 180, 200 dan  220. Ini yang tersisa dari Koboys chapter Yogyakarta. Sungguh, serasa menjadi mahkluk asing dan terasingkan. 😦

image

image

Tetapi kami tetap bersyukur, dengan kesulitan yang ada kami masih bisa berkendara dan menikmati apa yang ada.

image

Bagi kami, ini adalah bagian dari sejarah… Sejarah bagaimana sebuah ATPM yang setengah hati memasarkan produknya. Terima kasih BAI!!! πŸ‘Ώ
“THE LAST MEN STAND”

Posted from WordPress for Android

Iklan

25 pemikiran pada “Terima kasih BAI, kau tinggalkan barang antik pada kami

  1. saudara ada yang dapat lungsuran 135 dr kakaknya. lalu dirumah juga ada vixi nganggur.

    entah mengapa…, dy lebih suka bawa 135 ke kantornya di buaran.

    padahal kl pakai vixi dia bisa parkir didalam, sdang kl 135 terpaksa parkir desak desakkan diparkiran umum.

    apa karena iritnya ya ? karena dulu kakaknya beli bensin pertamax/super fulltank pas gajian aja (isi bensin 1X / bulan pas gajian) jatirasa-cikini pp

  2. Ping balik: Yea, Motor Bajaj sudah Dibilang Antik: Masa yang Cukup Singkat | Mercon Motorβ„’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s