Legenda motor balap Suzuki RM62


Mari kita lanjutkan kembali artikel tentang legenda motor balap Suzuki, setelah kemarin sampai pada Suzuki RT61 sekarang kita beralih ke Suzuki RM62.

suzuki50rm62left

Setelah bergabungnya Ernst Degner ke tim Suzuki seperti pada artikel sebelumnya, maka perlahan Suzuki mulai menapak jalur juara. Kedatangan Ernst Degner memberikan banyak masukan kepada tim teknis Suzuki untuk mengembangkan mesin balapnya dengan sentuhan teknologi mesin dari MZ yang dibawanya. Ada cerita yang mengiringi kepergian Degner ke Suzuki, dari pihak Degner dia menolak dikatakan memutus kontrak dengan MZ namun seorang Walter Kaaden, seorang teknisi mesin jenius MZ 2-stroke tidak akan memaafkan apa yang Degner lakukan karena mencuri teknologinya. Wah… menarik untuk dibahas nih! πŸ˜€

62suzukirmengineleft

Mesin diatas adalah mesin balap Suzuki 50cc yang sudah mengadopsi desain teknologi Walter Kaaden dari MZ. Dan berikut ini gambaran teknologi pada mesin tersebut :

rm62engine

rm62engine2

Mesin diatas merupakan hasil pengembangan Suzuki dengan pengetahuan dan bantuan dari Degner, mesin berkapasitas 50cc 2 stroke, dengan transmisi 8 percepatan dan batasan maksimal 10.500rpm menghasilkan power sebesar 8hp.

suzirm62-2

Dengan sepeda motor ini Suzuki mulai menuai prestasi dengan pembalapnya Ernst Degner menjadi juara dunia GP 50cc di tahun 1962.

degner62

Sedangkan pembalap Suzuki 50cc lainnya Mitsuo Itoh menjadi juara 5 pada Isle of Man Tahun 1962

62mitsuoitoh

Berikut spesifikasi Suzuki RM62
rm62
Demikian cerita tentang legenda motor balap Suzuki RM62, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita bersama πŸ˜‰
Iklan

12 pemikiran pada “Legenda motor balap Suzuki RM62

    • Waktu itu sudah menerapkan teknologi anti radar dan ada mode “stealth” saat lomba, jadi tidak terpantau lawan. Beda motor balap sekarang nungging-nungging mau belok kemanapun masih kelihatan ekornya… 😈

  1. mas..mau nanya sebenernya apa sih kekurangan dan kelebihan sistem katup rotari dan reed valve.. beda dengan jepang npaknya aprillia sampe generasi terakhir RS series madih pake rotari valve

    • duh, kasih pertanyaan kok sulit banget, masalah katup ini kan #bukanurusansaya… πŸ˜†

      kurang lebihnya begini mas :
      reed valve atau disebut juga klep harmonika ini dapat disetel tergantung keperluannya. kekurangan katup ini mudah terpengaruh pada kondisi eksternal. Kesalahan penyetelan terhadap katup harmonika dapat menyebabkan kebocoran gas. Kemudian bahan dari reed valve, stelan stopper dan juga porting sangat berpengaruh kepada performa mesin.

      Sedangkan Katup rotary terbuat dari plat baja tipis dan digerakkan oleh poros engkol sehingga lebih stabil dan awet karena tidak terlalu terpengaruh dengan kondisi eksternal. Perawatannya juga lebih mudah.

      mungkin ada yang bisa menjelaskan lebih jauh, soalnya sekali lagi katup ini #bukanurusansaya πŸ˜†

      justjoke…

    • jajal mbales, mesin pake katup rotary lebih besar 10 persen daripada pake reed valve karena jarak karburator lebih dekat daripada pake rvalve, terus flow arus bahan bakar lebih lancar, rugi tekanan di crankcase lebih sedikit karuna tidak harus membuka reed valve. kalau mau lebih detil coba tanya pada jhan thiel dan frits overmars perancang mesin balap aprilia gp 125 dan gp 250. mesin meraka bisa 60 dk sedang yang pake reedvalve maks 55 dk pada mesin 125cc.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s