Pelaku Vandalisme di Bantul tertangkap tangan, rasain deh loe!


Buka group FB Bursaneka Bantul radio bawaannya ketawa gak henti-henti. Ini karena melihat postingan mas Ibnu Sobar yang sukses menangkap pelaku vandalisme yang akhir2 ini mulai marak di daerah saya Kabupaten Bantul. Berikut beberapa fotonya 😆

image

Foto diatas adalah ulah pelaku vandalisme. Dan ini para pelaku yang tertangkap tangan  berikut hukumannya 😈

image

Gantian mengecat wajah dengan cat spray 😆

image

Pembinaan fisik agar sehat jasmani dan rohani 😈

image

Membersihkan “hasil karya” mereka dengan menggunakan kuku jari 😯

image

Wajah “tidak ikhlas” pelaku vandalisme menerima hukuman 😆

image

Hukuman tidak hanya sekedar fisik dan membersihkan ulahnya, tapi juga diberikan nasehat dengan memanggilkan orang tua, guru sekolah dan aparat terdekat… Salut!

image

Ini sekedar pengingat bagi para pelaku vandalisme di Bantul khususnya dan kota-kota lainnya. Masih untung cuma disuruh mengecat muka masing-masing dan membersihkan pagar. Kalau sudah di massa apa kalian bisa selamat? Bonyok itu pasti, kalau sampai ko’it bagaimana? 😦
Jadi anak muda punya ide kreatif mending  disalurkan ke hal yang positif, bukannya merugikan orang atau masyarakat. Apalagi sampai merusak fasilitas umum.
Semoga dengan kejadian ini bisa membuat jera/sadar para pelaku vandalisme, karena menjaga lingkungan yang bersih dan rapi adalah tanggung jawab kita bersama.

All pict credit to mas Ibnu Sobar

Posted from WordPress for Android

Iklan

14 tanggapan untuk “Pelaku Vandalisme di Bantul tertangkap tangan, rasain deh loe!”

    1. menurut mas Ibnu Sobar mereka dinasehati secara persuasif dengan disaksikan orang tua, guru dan aparat. saya kira sudah cukup membuat jera 😆

  1. wakakakak…nek mbusek cet rai piye jal? 😆
    kalo di malang, pernah “seniman” kayak gini dikumpulkan dinas pariwisata, malah difasilitasi, untuk “meramaikan” ruang kosong di beberapa tempat..semacammural gitu pak

    1. kalau di kota jogja memang sudah ada lokasi yang bisa digunakan untuk mural mas, tapi kalau di kabupaten bantul memang belum ada, dan ini juga bukan seniman tapi kenakalan remaja 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.