Cara mengurangi resiko kemalingan sepeda motor


Ngeri juga membaca tulisan di detik.com yang menceritakan bagaimana cara maling model baru dengan menggunakan larutan kimia bernama Aqua Regia (terbuat dari HNO3 dan HCL) yang super korosif dan bisa melarutkan logam berat 😦

gambar dari detik.com

gambar dari detik.com

Seperti yang kita ketahui, kunci kontak motor kita terbuat dari logam seperti almunium, kuningan dan besi. Dari ketiga jenis logam tersebut, yang paling tahan terhadap larutan kimia adalah besi. Dan sialnya besi pada kunci kontak hanya terdapat pada batang pengunci berupa silinder besi yang terhubung dengan bagian komstir.

gambar pinjem dari kang aripitstop

gambar pinjem dari kang aripitstop

Sebagai contoh pada gambar diatas adalah bagian paling mudah larut jika terkena cairan Aqua Regia tersebut, karena bagian pada logam yang ditunjukkan anak panah terbuat dari logam semacam kuningan yang agak lunak, sama dengan bahan anak kunci. Bisa dibayangkan jika bagian ini dituangi cairan tersebut, tentu kunci kontak dapat dibuka dengan mudah hanya dengan menggunakan ujung sendok makan karena pin-pin pengunci tersebut sudah rusak. 😯

Lalu bagaimana cara untuk mengurangi resiko motor kita dicuri?

  1. Baca do’a sebelum berkendara dan saat meninggalkan kendaraan di parkiran. (penting bro!)
  2. Pergunakan fitur tambahan yang sudah banyak diaplikasikan yaitu secure key shutter atau smart key lock atau apapun namanya saat meninggalkan kendaraan. Ini membuat maling membutuhkan waktu lebih untuk bisa menyuntikkan cairan kimia ke lubang kunci.
  3. Pemasangan Alarm, ini cukup efektif membuat kaget si maling lari terbirit-birit apalagi dengan sound-nya bersuara “maling-maling!!!”.
  4. Gunakan kunci tambahan seperti gembok pada cakram, standar tengah, rantai dan bagian lain yang bisa digembok. Banyaknya gembok membuat si maling harus bawa persediaan cairan yang banyak untuk beraksi sehingga akan merepotkan si maling.
  5. Kalau mau meninggalkan motor dengan durasi waktu yang lama di parkiran pakai saja motor yang sudah jelek dan tidak laku dijual, karena tidak bakalan dilirik oleh si maling. (resiko ketangkap gak sebanding dengan harga motor)
  6. Selalu meningkatkan kewaspadaan dimanapun dan kapanpun, karena maling itu selalu mencari kelengahan kita.

Monggo jika ada tips lagi silahkan menambahkan. 😀

Demikian sekilas info, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita bersama 😉

Iklan

18 pemikiran pada “Cara mengurangi resiko kemalingan sepeda motor

  1. Yang saya bingung itu ilustrasi gambarnya kan motornya dilengkapi key shutter kok sama yg punya gak di tutup ya? Padahal kalau key shutternya nutup maling butuh waktu lebih lama lagi buat njebolnya….kalau kasusnya pemilik memang lupa ya nasib lagi apes deh buat yg punya….

  2. mereka pakai Ferriclhorida (FECI3) atau bahan untuk melarutkan PCB, ada jg yg pakai hydroclhoride acid (HCL) + Hydrogen Peroxide (H2O2) + air (H2O2), dijual murah dipasaran mulai 10rb sampai 20rb per liter memang untuk industri electronika kemungkinan mereka pernah belajar kimia atau sekolah dijurusan electronika, isi dalam kunci kontak banyak terbuat dari tembaga (Cu) atau kuningan (Cu+Zn) sama seperti bahan dasar PCB (Printed Circuit Board).
    maaf kepanjangan ya…..mohon dikoreksi jika salah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s