Ahaa…. kembali ke selera asal, Nokia 6600 Black Edition


Artikel ringan tentang hape lawas ๐Ÿ˜€

Masih ada sambungannya dengan artikel kemarin tentang Mikro SIM, karena hape saya sebelumnya menganut poligami (dual SIM) sementara hape yang baru ini tipe setia alias single SIM, maka mau tidak mau saya harus mencari hape lagi untuk SIM card saya. Beruntung saya masih punya simpanan di lemari, didalam tumpukan kardus bekas yang didalamnya ada senjata yang dulu disegani pada jamannya ๐Ÿ˜€

Apakah itu?

IMG-20140501-WA0002

Ha.ha….. ya, saya masih ada Nokia 6600 yang sudah berusia 10 tahun. Saya lupa berapa dulu harganya karena nota pembelian sudah hilang.

Mari kita bongkar isinya ๐Ÿ˜€

IMG-20140501-WA0010

Masih utuh, hanya saja kelihatan dekil dan berdebu. Saya sudah lupa kapan terakhir hape ini dipakai sebelum tergusur barang aneh yang minta disentuh-sentuh dan diusap layarnya.

Ok, tak perlu berlama-lama mari kita buka, bongkar dan bersihkan…..

IMG-20140501-WA0009

Kalau hape jaman dulu itu komplit bener ya! Bayangkan saja, didalam paketannya ada buku sampai 5 buah, kartu garansi, charger, earphone yang bentuknya lucu, MMC yang gede dan CD 2 keping. Kalau hape jaman sekarang cuma berisi charger, earphone, kartu garansi sama kertas selembarย  ๐Ÿ˜†

Berhubung kondisinya cuma kotor, saya cuma membersihkannya dengan kuas yang biasa saya pakai untuk membersihkan karbu pake bensin :mrgreen:

IMG-20140501-WA0001

Bagian-bagian seperti body dan keypad dikuas saja sudah kembali bersih, tapi untuk Layar LCD harus pakai kapas biar tetep alus. Dan setelah selesai tinggal dirakit kembali, pasang MMC, SIMCard dan battere. Hasilnya…..

IMG-20140501-WA0011

Hape sejuta umat siap dipakai kembali….ย ย  tapi battere minta di charge :mrgreen:

Demikian cerita singkat saya kali ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita bersama. ๐Ÿ˜‰

Iklan

6 thoughts on “Ahaa…. kembali ke selera asal, Nokia 6600 Black Edition

  1. wih…hape sejuta umat ๐Ÿ˜†
    kalo saia masih punya N73, sama, nongkrong didalem kardus di pojokan lemari :mrgreen:
    eman-eman, dijual yo murah, padahal kamera jernih tur canggih di jaman-nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close