Ardie RBK 505 (1937), Jerman beneran bukan sekedar teknologi jerman


Saat saya menulis artikel ini tiba-tiba saja saya teringat sobat blogger saya yang kebetulan bernama panggilan Ardi, nama lengkapnya Listyawan Ardi Nugroho alias Kilau Biru admin http://kilaubiru.wordpress.com/ Entah kenapa setelah menikah dia jarang muncul, keenakan punya bini kali ya? :mrgreen:

Mari kita mulai sejarah singkat dari Ardie.

Ardie Motorcycles diproduksi di Nurnberg Jerman antara Tahun 1919 sampai dengan 1958. Model Pertama berkapasitas 288cc, 305cc dan 348cc yang kesemuanya sepeda motor type 2 stroke single cylinder.

Pada bulan September 1922, pendiri dari Ardie yang bernama Arno Dietrich mengalami kecelakaan fatal pada saat menguji salah satu produk sepeda motornya. Perusahaan ini kemudian diambil alih oleh Mr. Willy Bendit.  Pada periode tahun 1920an hingga awal tahun 1930an, Ardie menggunakan mesin dari JAP dari berbagai jenis dan besaran kapasitas. Kemudian memasuki tahn 1930an Ardie mulai menggunakan berbagai macam merk mesin saperti Sachs, Sturmey Archer, Bark dan Küchen dan tidak lupa mesin dua langkah desain dari Ardie sendiri.

Dari sisi prestasi Ardie juga pernah memenangkan kejuaraan Tourist Thropy (TT) pada tahun 1926 di Austria dan Tahun 1927 di Hungaria.

Itulah sejarah singkat tentang Ardie, kemudian dibawah ini adalah salah satu produk dari Ardie yang dikenal dengan sebutan “Bergfreund”. Diterjemahkan Berg = Gunung, Freund = teman. Berarti temannya gunung? :mrgreen:

Ardie2

sepeda motor ini berkapasitas 500cc 1 Cylinder OHV

Ardie1

Bergfreund ini memiliki daya 20hp pada 4800rpm

Ardie3

Mesin yang digunakan adalah dari buatan Küchen

Ardie4

Motor ini sanggup berlari hingga kecepatan 125Kph 😀

Ardie5

Bagaimana, cakep bukan… seandainya ada unit motor ini di Indonesia dipastikan ada nilai sejarah yang menyertainya 😀

Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita bersama.

Iklan

11 pemikiran pada “Ardie RBK 505 (1937), Jerman beneran bukan sekedar teknologi jerman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s