Dan perilaku primitif itupun terulang…


Sedikit curcol… sore kemarin saat istirahat selepas kerja. Tiba-tiba raungan suara knalpot mesin 2T dipadu 4T memekakkan telinga. Ternyata ada pawai rombongan simpatisan partai yang berkonvoi layaknya pasukan menang perang. πŸ‘Ώ

Selamat datang tahun yang katanya tahun politik. Tahun dimana banyak orang melakukan hal-hal yang bagi saya mubadzir dan sia-sia. Bahkan bisa memancing anarkhi dan emosi sesama warga negara.

21112012122202copot
Bisa kita bayangkan, berapa ratus ribu liter bahan bakar dibuang hanya untuk membuat bising dan mengganggu ketentraman orang dan pengguna jalan. Hanya semata-mata mencari popularitas dan simpati. Mereka tidak menyadari… bahwa hanya cacian dan makian yang didapat. Belum lagi perilaku mereka yang terkesan mirip gangster jalanan, tidak memberikan kesempatan pengguna jalan lain lewat dan kebanyakan tidak mematuhi peraturan lalu lintas 😦

236264_poster-kopdar-pengicau-_663_382

Apakah mereka tidak berpikir jika ada keluarga mereka yang punya bayi kecil, orang yang jantungan, dan orang yang dalam kondisi darurat membutuhkan jalan? Seharusnya para pengurus partai memberikan pendidikan politik yang santun kepada para kader dan simpatisan mereka. Jangan jadikan kampanye terbuka menjadi sarana pelampiasan nafsu liar yang tak terkendali. Karena dibanding manfaatnya jauh lebih banyak kerugian yang ditimbulkan. Coba renungkan, memangnya kalau ikut kampanye/ konvoi motor rusak akan diganti? kalau kecelakaan akan dirawat? kalau bentrok dengan warga siapa yang bertanggungjawab? Padahal cuma kaos, ongkos bbm+rokok dan nasi bungkus yang didapat 😦

Sudah saatnya kita saling mengingatkan, bahwa konvoi brutal tidak ada manfaatnya.

10001552_437614433007766_791433815_ngambar dari bang ali

Posted from WordPress for Android

Iklan

21 tanggapan untuk “Dan perilaku primitif itupun terulang…”

      1. Banyak yang harus kita benahi bersama mas, kalau tidak bangsa ini tetap dalam kondisi yang stagnan. Demokrasi tapi realisasinya malah buat bangsa ini terpecah belah karena kepentingan kelompok2 tertentu. Terus rakyat dapat apa? πŸ˜€

  1. mblayer-mblayer ngebaki dalan..nempleki spanduk nendi-nendi koyo sampah visual..lha nek kabeh parpol ngono, kudu milih sopo jal..jan e eman nek golput..tur ra enek caleg independen tur waras.. 😦

    1. Revolusi makan banyak biaya dan pengorbanan… lebih baik reformasi dengan niat yang baik kembali ke jalan yang benar. πŸ˜€

  2. Sekarang tiap sore hari liat berita di TV yg ditunggu adalah berita berapa peserta pawai kampanye yg ditilang polantas hari ini. Kalau ada yg kena otomatis mulut langsung komen rasain lu….

  3. Emang msh banyak banget manusia primitif di Indonesia, yg lbh cocok tinggal di hutan belantara, main ama org utan yg sama2 gak tau aturan. Jgn aneh kl org2 luar negeri kaga nganggep org2 kita, dianggapnya kita itu manusia kelas teri dgn otak udang. Apes bener… krn org waras di sini kalah jumlah ama manusia primitif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.