Takjub aku melihatnya……. Imme R100


Kembali saya isi halaman blog ini dengan cerita sejarah roda dua dari masa silam 😀

Tapi tunggu dulu, sebelum ke inti cerita saya mengajak anda semua melihat gambar dibawah ini 😉

Bagaimana pendapat sampeyan? canggih? keren?
Sebuah sepeda motor berotot dengan mesin segede gentong berkaki single fork dan mono arm, mantap!!!

Sebelum menilai lebih jauh tentang gambar diatas, ada baiknya saya memulai cerita tentang sepeda motor lawas yang mungkin merupakan cikal bakal dua fitur motor besar diatas (single fork dan mono arm) :mrgreen:

Mari kita mulai 😀
Saat Perang Dunia ke 2 berlangsung, seorang insinyur berkebangsaan Jerman Norbert Riedel mendesain mesin 2T untuk pesawat jet tempur LUFTWAFFE jet fighters untuk armada angkatan udara jerman.

Setelah perang dunia usai, Norbert Riedel beralih ke rancangan desain sepeda motor. Rancangan yang pertamanya bernama Riedel R100.

Karena saat itu jerman kalah oleh sekutu, maka Riedel menjadi tawanan tentara sekutu (The American army). Tentara amerika tersebut sangat menginginkan desain pesawat jet buatan Riedel, dan sebagai gantinya mereka memberikan kepada Riedel alat-alat produksi berikut perlengkapannya untuk digunakan membuat sepeda motor tersebut.

Sepeda motor rancangan Riedel yang berkode R100 dibuat dalam situasi dimana dia sangat kekurangan bahan dan material. Riedel hanya memiliki sekitar 75% dari bahan baku yang dibutuhkan.(semua pabrik baja di jerman hancur oleh serangan angkatan udara RAF Inggris). Sehingga R100 harus memenuhi kriteria murah, mudah dalam perancangan dan pembuatannya.

Bahan pipa frame, garpu depan dan lengan ayun semuanya memiliki diameter yang sama.

Mesin berbentuk bulat telur dengan kapasitas bersih 99cc  2T dan mampu menghasilkan 4.5 Bhp. Blok Silinder dan Head menjadi satu (mirip mesin potong rumput) sehingga mempermurah ongkos produksi.

Mesin ini memiliki 3-speed handlebar gear change tanpa dilengkapi dengan gigi netral.. Hwaduh! 😯

Dan yang paling istimewa menurut saya adalah,  Imme R100 ini hanya memiliki satu garpu depan berikut suspensinya dan satu lengan ayun belakang yang sekaligus berfungsi sebagai knalpot/saluran gas buang! wow!!! 😯

Jadi saat lengan ayun belakang bekerja, posisi mesin naik turun mengikuti gerak dari lengan ayun/knalpot  tersebut… wah, jossss!!!! :mrgreen:

Menurut sejarahnya, test drive pertama kali dilaksanakan sekitar Desember 1947. Dan pada tahun 1948, Riedel mendirikan Pabrik Produksinya di  Immenstadt  (Bavaria).

Imme adalah bahasa jerman untuk Lebah, dan gambar lebah tersebut mulai digunakan sebagai logo motor buatan Riedel.

Pabrik ini mulai beroperasi pada tahun 1949, dan di tahun pertama hanya mampu memproduksi 80 Unit saja. Pada tahun 1950 pabrik ini telah mencapai angka produksi fantastis sebanyak 1.000 unit per bulan. Meskipun penjualan sepeda motor ini laris manis, Pabrik Imme ini  memiliki beberapa masalah keuangan dan klaim garansi dan akhirnya tutup. 😦

Nah, bagaimana pendapat sampeyan tentang gambar motor yang pertama diatas setelah melihat Imme R100 ini? :mrgreen:

Kesimpulannya adalah, fitur Single Front Fork dan Mono Arm ternyata sudah lama ada dan rancangan orinya sangat istimewa! 😉

Demikian sekilas sejarah Imme R100, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita bersama 😉

Iklan

11 tanggapan untuk “Takjub aku melihatnya……. Imme R100”

  1. BUSET

    Ini mah motor “Green design” abis!

    Love it!

    Semua part diberdayakan & ditekan materialnya serendah mungkin….Dipakai riding pasti sensasinya nggigit, no neutral!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.