Lanjutan mempercantik si putih


Sesuai harapan saya kemarin, hari ini cuaca cukup cerah untuk bermain-main dengan cat. Saya berencana merubah warna velg dari hitam menjadi putih πŸ˜€

Langsung saja saya meluncur untuk belanja cat, clear coat dan thinner.

Sengaja saya beli yang murah, karena sesuai tema (budget minimalis) :mrgreen:

Kemudian bongkar gudang dan mempersiapkan peralatannya,

Setelah itu dilanjutkan mempersiapkan korbannya πŸ˜†

Dan dimulailah operasi mutilasinya πŸ˜‰

Pertama-tama melepas knalpot. dengan modal kunci 12, dua mur dan dua baut terlepas dengan mudah πŸ˜€

Setelah knalpot lepas, dilanjutkan dengan melepas roda belakang. Tapi dasar nasib kurang beruntung, baut as roda belakang ukuran 22′ sementara kunci pas saya cuma 21′ dan 24′ :mrgreen:

Tapi kemudian saya ingat, bahwa as roda belakang Pulsar juga berukuran yang sama. Dan kunci/tools bawaan Pulsar ada yang berukuran 22′ πŸ˜‰

Sekali lagi saya tidak beruntung, ukuran kunci memang sudah pas, akan tetapi lengannya kurang panjang πŸ‘Ώ

Saya sudah mencoba sekuat tenaga sampai terkentut-kentut baut as roda belakang tidak bergerak sedikitpun. akhirnya dengan keringat bercucuran saya menyatakan menyerah tanpa syarat! (tunggu balasanku kalo udah punya kunci 22′ yang panjang) πŸ˜†

Akhirnya saya beralih ke roda depan, kalau untuk roda depan sangat mudah membukanya. dengan modal kunci 17′ dan 14′ sebagai penahannya akhirnya as roda depan sukses terlepas :mrgreen:

Setelah lepas saya memulai proses painting velg depan saya.

Pertama kali yang saya lakukan adalah menggosok cat asli dengan amplas halus. digosok hanya sampai terbentuk permukaan cat asli menjadu agak kasar (agar cat putih nya menempel), sengaja saya tidak memakai cat dasar/epoxy karena terlalu ribet. πŸ˜€

setelah digosok rata kemudian dibersihkan dengan air lalu dikeringkan menggunakan kanebo/ plaschamois biar cepet kering. Selanjutnya angin ban dikosongkan agar ban mudah di tutup kertas.

Setelah selesai menutup kertas pada ban, langsung membuat campuran cat putih dengan thinner. tidak pakai rumusan yang ribet, kira-kira 1:3 saja biar enak, kemudian diaduk sampai larut merata. Tuang ke gun spray dan langsung crooootttt!!!! πŸ˜†

Tutup muka bukan karena “ngeces” tapi melindungi nafas dari uap thinner 😈

Setelah cat putih selesai, kemudian dijemur sebentar di terik matahari agar sedikit kering. Dan akhirnya dilanjutkan finishing menggunakan cat clear biar kinclong :mrgreen:

setelah dijemur sampai sore, dengan hati-hati mulai melepas kertas penutup ban, kemudian membersihkan ban yang terkena cat menggunakan bensin. setelah bersih, dengan super hati-hati dipasanglah ban depan dengan cat yang belum kering sempurna ini.

Dan berikut ini hasilnya…. bannya jadi belang 😈

Dengan budget minimalis hasilnya lumayan mendongkrak tampilan si putih πŸ˜€
Demikian cerita saya hari ini, biarpun hasilnya baru setengah (roda depan saja) dan menjadikan belang tapi cukuplah untuk mengisi kegiatan akhir pekan saya. (tinggal pegel-pegelnya saja) 😦

Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita bersama.

Iklan

25 pemikiran pada “Lanjutan mempercantik si putih

  1. wah kapan ya aku bisa punya bengkel cat oven sendiri kaya mas Irawan πŸ™‚

    cover knalpot diputihin jg gak mas..?

      • konon (jgn dibalik),, yg dibutuhkan dari oven bengkel cat adalah UV-nya, dan penghasil UV terbaik dibumi ini adalah MATAHARI…

        ngemeng2,, velg di cat putih, jd tambah mirip sama ambulance :mrgeen:
        Kabooooooooorrrrrrrrrr

  2. Maaf mas bro, mau tanya juga. Maklum kan ahli dalam hal pengecatan, saya pengen ngecat velg ruji saya jadi item, velgnya saja ga sama rujinya. Tapi kata temen kalo stainlessstell dicat item percuma saja karena besok2 nglotok (boso jowo-ne). Biar awet pake campuran cat apa saja ya?? Atau kalo ga, teknik pengecatannya gimana??

    Terima Kasih atas jawabannya, Jogja juga nih. KL.

    • velg ruji biasanya ada lapisan chrome. lapisan ini yang membuat cat susah menempel. kalau sampeyan memang nekat pengen di cat hitam solusinya membuat semua lapisan chrome tersebut menjadi kasar (diamplas halus). setelah itu mulai proses pengecatan dengan memberi lapisan dasar (epoxy) terlebih dahulu, setelah epoxy kering perlu dihaluskan lagi pake amplas ukuran paling halus, tapi jangan terlalu kuat mengamplasnya biar epoxy nggak terkikis habis, baru dilanjutkan cat hitam secara merata. saya biasa perbandingan 1:3, setelah kering baru finishing mau di clear glossy atau doff πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s