Baksos HUT Koboys Pertama


Alhamdulillah…
Pelaksanaan Agenda Bhakti Sosial dalam rangka HUT Koboys yang pertama telah dilaksanakan. Total dana yang terkumpul sampai hari ini total Rp. 6.100.000, 00. Dan dana tersebut telah disalurkan kepada yang ber-hak menerima. Terima kasih kepada semua sedulur yang ikhlas menyisihkan sebagian hartanya guna membantu saudara-saudara kita yang sedang kesulitan. Semoga amal ibadah sedulur semua mendapatkan balasan dari Allah SWT. Tuhan Yang Maha Kuasa, Amin! (Untuk laporan dana secara rinci akan di post tersendiri oleh pemegang kas di Group FB)
Berikut sedikit oleh-oleh kegiatan hari ini πŸ˜€

Desa lokasi ke 1 penyerahan simbolis bantuan sedulur Koboys

Kami berkumpul di kantor Desa Ngoro-oro sambil menunggu rombongan sedulur dari Solo dan Karanganyar. Setelah itu truk tangki pembawa air bersih tiba πŸ˜€

gambar dari blog eyang (tigeritem.wordpress.com)

Setelah semua lengkap rombongan langsung menuju lokasi penyerahan bantuan. Monggo dilanjut melihat gambarnya πŸ˜€

sawah dan tegalan mengering
antusiasme warga penerima bantuan


gambar dari blog eyang (tigeritem.wordpress.com)

Setelah sekitar 1 jam di lokasi pertama akhirnya selesai sudah, fasilitas umum yang juga mendapatkan bantuan adalah 2 masjid dan 1 gereja.
Kemudian rombongan menyempatkan diri berfoto bersama di depan rumah seorang warga desa (narsis mode)

Berikutnya rombongan beristirahat dan silaturahmi di rumah Bro Sudaryanto alias PB. Kami dijamu dengan sangat spesial! :mrgreen: (maturnuwun mas dan mbak!)

Setelah beristirahat, makan siang dan sholat dzuhur, akhirnya kami melanjutkan perjalanan ke lokasi ke 2 yaitu di Kecamatan Tepus.

Disinilah masalah terjadi… πŸ˜†

Saat rombongan berhenti isi BBM sebelum memasuki Wonosari, saya ikutan mengisi bensin. Kebetulan saya ada di rombongan terakhir maka saya juga mendapat giliran paling buncit isi bensinnya. setelah selesai ternyata rombongan sudah hilang dari pandangan 😦 (baru kali ini touring di tinggal rombongan)

Akhirnya dengan mengandalkan latitude saya mengejar, tapi tiba-tiba sinyal hilang (daerah pegunungan susah dapat sinyal). Padahal lokasi penyerahan bantuan ke dua saya tidak tahu persis tempatnya, kalau wilayah Kecamatan Tepus saya tahu. Akhirnya saya memutuskan menyusul lewat jalan ke arah pantai Baron. Dan setelah melewati beberapa pegunungan telepon berbunyi dan ada sms, isinya saya diminta menunggu di Pantai Sundak untuk dijemput (sebelah timur Pantai Krakal dan Pantai Kukup). Saya segera riding sendirian hingga tiba di lokasi, dan parahnya gak ada lagi sinyal HP 😦

Sampai di lokasi saya mencari sinyal hingga muncul satu bar. Kemudian terkirim juga pesan saya kalau saya sampai di Pantai Sundak. Kemudian saya menuju ke lokasi parkiran menunggu jemputan (300 meter dari jalan utama).

tak bela-belain naik bukit di dekat parkiran Pantai Sundak untuk nyari sinyal πŸ˜₯
bibir pantai sundak tampak dari atas bukit

saya menunggu sambil pesen mie goreng pake telor dan minum teh botol (habis 2 botol :mrgreen: )

Sekitar 1 jam menunggu jemputan gak datang-datang, akhirnya saya memutuskan untuk mendahului pulang, dan selepas perjalanan Pantai baron tepatnya arah menuju di JJLS (Jalur Jalan Lintas Selatan) akhirnya dapat sinyal. Saya pamitan mendahului dan dibalas kalau tadi sudah dijemput tapi gak ketemu (dicari dijalan raya bukan di parkiran pantai πŸ˜† ) dan mengabari bahwa rombongan sudah tiba di Pantai Kukup kalau-kalau saya mau balik ke rombongan.Β  (padahal saya udah 12 Km jauhnya dari Pantai tersebut)

Saya memutuskan untuk terus pulang saja :mrgreen:

mulusnya aspal JJLS πŸ˜‰

Dan jam 16.50 WIB saya tiba di Bantul via Baron-Panggang-Siluk Imogiri. Demikian sedikit cerita bhakti sosial dalam rangka HUT Koboys yang pertama. Untuk sedulur yang masih dalam perjalanan agar tetap waspada dan berhati-hati dalam berkendara, semoga selamat sampai di rumah masing-masing. Amin!

dari blog Eyang (Tigeritem.wordpress.com)

SEDIKIT DARI KITA SANGAT BESAR ARTINYA BAGI MEREKA!

Iklan

57 tanggapan untuk “Baksos HUT Koboys Pertama”

  1. manteb tenan.. cuma bisa mengiri do’a mas πŸ™‚ mrinding lihat foto foto itu..

    1. yup… ada pelajaran berharga di balik kegiatan ini.
      1. Bersyukurlah atas nikmat yang kita terima saat ini.
      2. Pergunakan air secara bijak dan hemat.
      3. Jika kita mendapatkan kelebihan bantulah saudara kita yang sedang kesusahan.
      Semoga seluruh Donatur beserta keluarganya mendapatkan balasan dari Allah SWT. Amin!

    1. gara-gara isi bensin belakangan mas! πŸ˜†
      lagian karena jumlahnya banyak jadi gak kelihatan tercecer satu orang! :mrgreen:
      yang penting acara berjalan lancar dan semua selamat kembali ke rumah masing-masing πŸ˜‰

  2. nduwur makam sewu aman ora yo..??(kering),jalur mulihe….wis tau njajal…..munggah mudun menggak menggok…..mireng-mireng ora pak..??

    1. makam sewu isih aman, jalur pulang memang menantang adrenalin… keseringan cornering bisa bikin terlena! (bablas njungkel) πŸ˜†

  3. Jazaqumullah qhoiro katsiro… Semoga menjadi amal sedulur.

    Memang signal mahal di pantai gunungkidul…

    *sorry gak melu mas… Ngecor… πŸ™‚

    1. gpp mas tongsam, yang penting amanah panjenengan dan sedulur semua telah tersampaikan dan sangat bermanfaat bagi mereka yang sedang dilanda kekeringan. πŸ˜€

  4. Gek wae tekan mgl ki, meh lgsg balek smg tp wes kwesel.. Salut buat perjuangan sedulur2 semua td. Salam koboyshood..

  5. ra plego mau pas isi bensin sopo wae, sing ngarepe sampeyan sing bar ngisi bensin ndilalah yo ra laporan pada rombongan nek nang pom iseh ono sampeyan, untunge sing ketinggal wis gedhe tuwo , , ,

    1. santai aja mas… yang penting acara berjalan lancar, amanah telah tersampaikan dan semua sampai di rumah masing-masing dengan selamat! πŸ˜€

  6. ➑ mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan daaannnn matur nuwun… :mrgreen:

    sampe Bugisan (nganter Oom Gatra) jam 20.00WIB-an, kemudian lanjut ke rumahnya mas Hadi sampai jam 21.00 WIB. Karena nanggung, mampir ke rumah Lilipud (#minta foto) sampai jam 21.20 WIB-an… Sampai rumah jam 22.30 WIB-an (Riding santai)… capek tetapi seneng… :mrgreen:

      1. 😳 asli, semua pada nyadar nek sampeyan ketinggal ketika kita sudah sampai di Prigi Tepus… (perjalanan ke Dusun Jeruk masih 15 km lagi, tetapi sudah masuk Tepus)… 😯 Padahal kita tiap lewat traffic light berhenti lo Mas Camat… Jiakakakak…

        Ewh, Sampeyan bayar tidak ketika lewat TPR? di sana sedulurku semua tuuh, seharusnya kalau bilang mau ketemu rozi di Sundak; insya Alloh gratis… :mrgreen:

      2. ha.ha….. santai aja bro! lagian udah tahu jalan pulang juga kok. yang penting acara berjalan lancar dan amanah tersampaikan! πŸ˜‰

  7. bersyukurlah yang daerah2 tidak kesulitan air, kita masih diberikan air secara gratis, tapi masih banyak yang kurang mensyukurinya.

    technogetz wordpress

  8. lama sekali saya gak berkunjung ke halaman ini, sekalinya kunjung ….. disuguhi artikel istimewa 😎

    salut atas kebersamaan dan ketulusan para koboys….semoga anda semua mendapatkan balasan yang istimewa pula dari ALLAH SWT….aamiin ya Rabbal alamiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.