About these ads

Masih penasaran dengan mesin Visitor Phoenix R175…

Penyakit penasaran saya belum sembuh! :cry:

Kembali saya menyerahkan sepenuhnya kepada mesin pencari, kalau kemarin saya menemukan sedikit petunjuk tentang mesin yang digunakan Visitor Phoenix R175 seperti :

  1. Mesin Twin sejenis dengan Visitor Bios 175
  2. Menggunakan Oil Cooler
  3. Mesin terpasang di Deltabox yang diperkuat dengan down tube (sama dengan Bios 175)

Sebagai pembanding dari keduanya silahkan dicermati pada gambar berikut :

SAMSUNG DIGITAL CAMERA

Phoenix R175

Bios 175

Bios 175

Terlihat kan persamaan dan perbedaannya? :D

Tapi jujur, desain ala Yamaha R125-nya bikin gemez. Terlepas ketangguhan mesin yang belum terbukti, secara keseluruhan Visitor Phoenix R175 ini detailnya dibuat dengan rapi. :D

_DSC0535

4-w4dm59er-1389689201031

5-g52aevpi-1389689200526

Sekarang tinggal bagaimana nanti Minerva Indonesia yang akan mengadopsi bentuk Yamaha R125 ini bisa membuat finishing yang menarik atau tidak. Bagaimana menurut pembaca sekalian?

About these ads

Asli, penasaran banget dengan mesin Visitor Phoenix 175

Lagi heboh berita dimana Minerva Indonesia sedang melakukan test ketahanan pada produk-produk barunya, salah satu diantaranya yang cukup menarik perhatian adalah replika dari Yamaha R125. Secara bentuk memang sangat racy  dengan buritan lancip, swing arm dan body yang menyiratkan motor kencang :mrgreen:

Yamaha YZF-R 125 fiat rep  2

R125 Asli!

Banyak kabar yang mengatakan, bahwa Minerva Indonesia masih mempertahankan mesin yang dipakai pada generasi R150VX pada motor baru yang juga kabarnya mencomot Body R125 dari pabrikan Vietnam Visitor. Read the rest of this entry

Genap 6 tahun… CDI 6420NG RIP.

Ada cerita menyebalkan pada hari senin dua minggu yang lalu. Udah pagi-pagi dandan rapi berangkat kerja mencari sesuap nasi. Seperti biasa si 6420NG alias Pulsar200 saya panasi mesinnya.

IMG_20140109_121339

Mesin menyala normal tidak ada kendala. Akhirnya setelah pamitan dengan mantan pacar akhirnya saya berangkat. Sekitar tiga (3) km dari rumah, selepas lampu merah simpang lima saya ambil kanan, dengan gagahnya ada di posisi terdepan dengan kecepatan normal 60-70kpj. Setelah 300m dari lampu merah tadi mesin tiba-tiba mati… haduh! Langsung tuas kopling saya tekan sampai motor berhenti sendiri. Pikiran udah macem-macem. Antara kaget, bingung, penasaran dan malu :mrgreen:
Motor langsung saya tepikan, tengak-tengok cari pekarangan orang yang banyak pohonnya. Lalu sambil menahan dongkol saya dorong kesana. Nggak keren kalau orang mau kerja pake acara dorong motor, Pulsar lagi. :lol:
Langsung tools kit standar saya buka. Busi adalah yang pertama saya cek. Ternyata yang kiri ada apinya sedang yang kanan mati. Waaa…. langsung keingat, waktu touring ke Pacitan dengan TMCBlog dulu pas pulang motor terasa gak enak. BBM juga boros.

tp3

img_20130608_155752

Sampai dirumah saya cek ternyata busi mati sebelah. Karena darurat dan lagi bokek, akhirnya langsung pake ilmu mekanik jadul… CDI saya lepas dan direbus air mendidih. :mrgreen: ternyata bisa bertahan hampir 10 bulan. (catatan : Motor jarang dipakai selama musim hujan) Dan untuk kali ini CDI benar-benar dead alias mampus Rest In Peace. Read the rest of this entry

Legenda Motor Balap Honda (RC113)

Kita lanjutkan kembali cerita tentang sejarah motor balap Honda. Setelah pada artikel terdahulu sampai kepada Honda RC112, sekarang kita teruskan ke kode berikutnya yaitu Honda RC113.

Sejatinya Honda RC113 merupakan pengembangan dari RC112. Perubahan mendasar ada pada penggunaan klep yang menjadi 4 biji dari semula 2 biji.

Honda RC113, twin 50cc .1964 racer-1

Berikut ini spesifikasinya :

4 valve DOHC engine, 49.61cc, bore 33.0mm x 29.0mm stroke, listing over 10bhp at 19,000rpm, transistor ignition, 2 carbs ( piston valve), wet sump, 9 speed gearbox, 53kg machine weight, front brake a push bike caliper type, rear 2LS drum, 2.00-18 front and 2.25-18 rear tyres, max. Speed over 140Kph.

Penambahan klep membuat head silinder sedikit bertambah lebar. Tapi hebatnya menurut spesifikasi dan data yang ada bobot mesin jauh lebih ringan dari RC112. Wew… bagian apa yang dbuang/dikurangi bobotnya ya? :mrgreen:

062-rc113

Mulai rumit dan ruwet juga nih mesin :lol:

rc113632

Dan kalau mas bro sekalian cermat, ada bagian yang bikin ketawa ngakak bin ngekek. Coba lihat dengan seksama mekanisme rem depan motor balap ini. Bukankah beda dengan rem depan teromol yang digunakan pada RC112? :mrgreen: Read the rest of this entry

Tentang Yamaha R15, Cross Check sangat diperlukan sebelum publish artikel

Pagi ini iseng-iseng baca berbagai artikel tentang jagoan baru Yamaha Indonesia yang kabarnya langsung Sold Out penjualan via order online. Memang, sebagai salah satu produk baru R15 memberikan suasana fresh dan exciting bagi dunia otomotif roda dua di Indonesia.

wpid-r15-special-edition-motogp-livery-indent-online-jpg1

Tapi ada sebuah tulisan di sebuah web yang sekiranya perlu diluruskan kembali atau dibetulkan kembali. Karena menulis spesifikasi R15 ini dengan menyebutkan bahwa rangka terbuat dari Aluminium :D

Berikut ini screen capture-nya :wink:

Read the rest of this entry

Ducati 125 "Desmo" 1956

Lagi pengen ngobrolin Ducati nih! :mrgreen:

Sudah banyak media online atau blog yang membahas tentang Ducati berikut sejarah berdirinya pabrik ini di Italia. Karena itu saya disini hanya ingin sharing tentang salah satu produk Ducati dari varian single cylinder dengan kapasitas 125 CC Desmodromic (Ducati pertama yang menggunakan klep Desmo) :wink:

Sejak maraknya Grand Prix sepeda motor di Eropa pada akhir masa perang Dunia ke II, banyak pabrikan sepeda motor di Eropa berlomba-lomba membuat produknya menjadi kencang dan menjuarai Grand Prix dengan harapan produknya semakin dikenal dan berimbas pada pemasaran produk tersebut.

Tak terkecuali dengan pabrik Ducati di Italia. Melalui seorang insinyurnya bernama bernama Fabio Taglioni Ducati mengembangkan mesin Desmodromic untuk sepeda motor yang terinspirasi dari kendaraan sedan/mobil Mercedes-Benz W196 straight-eight Desmo engines yang mendominasi permulaan kejuaraan balap mobil formula 1. Selanjutnya saat Mercedes memutuskan berhenti dari balapan, teknologi Desmo yang digunakan pabrik Mercedes tidak pernah lagi digunakan dalam model produksi mobil balapnya.

Cerita berlanjut ketika teknologi Desmo tadi di terapkan oleh Fabio Taglioni pada mesin sepeda motor. Dia berhasil mengaplikasikan Teknologi Desmo pada sepeda motor Ducati yang berkapasitas 125 CC. Kebiasaan Ducati sekarang ternyata dimulai ada sejak dulu, yaitu menggunakan teknologi baru pada balapan selanjutnya baru diterapkan pada produksi jalan raya/massal. :D Read the rest of this entry

Moto Guzzi 500cc V8, monster yang terlahir dini

Terima kasih masih setia membaca tulisan saya :D

Kali ini saya mengajak pembaca sekalian utnuk melihat sesosok monster yang bisa dikatakan lahirnya kecepetan alias terlahir dini. Kenapa demikian? mari terlebih dahulu kita belajar bersama tentang si Monster ini.

Moto Guzzi 500cc V8 merupakan salah satu motor legendaris dimana menjadi sebuah catatan sejarah tentang perkembangan tekhnologi mesin bakar di tahun 50an. Karena teknologi yang digunakan pada motor ini jauh melampaui masanya, bahkan sepeda motor ini menurut versi media Autos.ca.msn.com dimasukkan menjadi salah satu Top 10 motorcycles of all time.

Apa sih yang menjadikannya sangat terkenal, mari kita lihat bersama.

mg-v8c1

Moto Guzzi V8 ini diciptakan oleh Dr. Giuliano Carcano untuk digunakan pada balap GP musim kompetisi 1954-1957.

mg-v8b2

Motor ini menggunakan mesin 500cc berpendingin air (water cooled) DOHC dan menggunakan karburator yang terpisah untuk tiap-tiap silinder. Desain mesin dan komponen dibuat sangat ringkas, dan secara mengejutkan mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 78Hp pada 12.000 Rpm dan hal tersebut diluar dari prediksi pembuatnya. Dengan tenaga sebesar 78Hp tersebut mampu membawa motor ini melaju sampai kecepatan 280Km/h. Dan kecepatan ini baru bisa disamai lagi setelah 20 Tahun kedepan di balapan yang sama. Wow!!!  :shock: Read the rest of this entry

Terharu….. ternyata “Biru Gendut” masih seperti yang dulu.

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada mas bro Arie yang katanya masih selalu tersesat admin dari Motorklassikku.wordpress.com . Beliau menyampaikan bahwa sempat bertemu dengan mantan partner saya yang sudah tiga tahun ini berpisah :cry:

picture-4-1

Selengkapnya bisa dilihat di blog beliau disini.

Sedih rasanya teringat kebersamaan kami dulu, banyak kesan mendalam yang saya alami. Terutama saat salah jalan alias dipaksa offroad tahun 2010 saat berkunjung ke rumah mertua mas bro Arief Rakhman alias Jombloati yang katanya punya blog http://jombloati.wordpress.com/ :lol: Read the rest of this entry

Kedasih, sifatnya nggak secantik namanya.

Siapa belum pernah melihat burung kedasih, emprit gathil atau sirit uncuing? Kata orang jaman dahulu ini termasuk golongan burung horor :D
Soalnya jika terdengar suara burung ini sering dihubungkan dengan kematian seseorang. :sad:

image

Burung ini termasuk licik, dia tidak membuat sarangnya sendiri. Bahkan ia juga tidak mengerami telurnya. Dia mencari sarang burung yang lain untuk bertelur. Bahkan dia tega membuang telur burung lain agar telurnya dierami oleh si pemilik sarang. Maka tak heran jika melihat kedasih ini dibesarkan oleh burung dari jenis lain. Woo… mau enaknya gak mau susahnya. :shock:

Read the rest of this entry

Monowheel motorcycle modern? Nggak juga… udah sejak lama modifikasi ini ada.

Setelah beberapa hari kemarin melihat, mengikuti dan mengamati pesta politik dimana masih kental aroma money politik membuat saya prihatin. Kapan tatanan kehidupan pemerintahan di negara kita terbebas dari praktek yang merusak tersebut. Kalau awalnya sudah keluar uang banyak, pasti nanti kalau jadi Anggota Dewan cari uang banyak juga. :sad:

Sudahlah… daripada capek mikirin perilaku politisi tersebut lebih baik kita melihat yang satu ini.

Monowheel…..

1 wheel

Modifikasi motor dengan satu roda beberapa tahun ke belakang cukup marak dilakukan oleh modifikator kita, sebagian besar dari modifikator kelas ekstrim seperti gambar berikut ini:

monowheel

gambar dari oto2.files.wordpress.com

Tapi jangan salah sangka, modifikasi seperti ini ternyata sudah ada jauh-jauh hari dimana masih terdapat keterbatasan alat pembuat dan juga desain manual tanpa komputer. Read the rest of this entry

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 748 other followers